PengenalanDaerahBekasi
Bekasi adalah wilayah yang berbatasan langsung dengan daerah Jakarta sang primadona Indonesia, yang dalam istilah adalah daerah urban. Salah satu prestasi yang telah dicapai Kota Bekasi di tahun 2009 adalah Piagam Adipura. Kota Bekasi yang disebut sebagai daerah penyeimbang ibukota Jakarta, saat ini telah banyak melakukan pembenahan. Pertumbuhan masyarakat yang berkembang pesat menjadi ukuran yang dapat dijadikan sebagai acuan dalam tingkat kota/kabupaten, dimana perkembangan Kota Bekasi saat ini telah mengikuti irama perkembangan DKI Jakarta. Secara geografis letak Kabupaten Bekasi berada pada posisi 60 10’ 53” – 60 30’ 6” LS dan 1060 48’ 28” -1070 27’ 29” Bujur Timur. Topografinya terbagi atas dua bagian yaitu, daratan rendah yang meliputi sebagian wilayah bagian utara dan daratan bergelombang di wilayah bagian selatan. Ketinggian lokasi antara 6-115 meter dan kemiringan 0-250.
Bekasi adalah wilayah yang berbatasan langsung dengan daerah Jakarta sang primadona Indonesia, yang dalam istilah adalah daerah urban. Salah satu prestasi yang telah dicapai Kota Bekasi di tahun 2009 adalah Piagam Adipura. Kota Bekasi yang disebut sebagai daerah penyeimbang ibukota Jakarta, saat ini telah banyak melakukan pembenahan. Pertumbuhan masyarakat yang berkembang pesat menjadi ukuran yang dapat dijadikan sebagai acuan dalam tingkat kota/kabupaten, dimana perkembangan Kota Bekasi saat ini telah mengikuti irama perkembangan DKI Jakarta. Secara geografis letak Kabupaten Bekasi berada pada posisi 60 10’ 53” – 60 30’ 6” LS dan 1060 48’ 28” -1070 27’ 29” Bujur Timur. Topografinya terbagi atas dua bagian yaitu, daratan rendah yang meliputi sebagian wilayah bagian utara dan daratan bergelombang di wilayah bagian selatan. Ketinggian lokasi antara 6-115 meter dan kemiringan 0-250.
Jenis Industri unggulan yang ada di
Kabupaten Bekasi:
1. Jenis elektronika lokasi kawasan
industri
2. Jenis tekstil/ pakaian jadi
lokasi kawasan industi
3. Jenis komponen kendaraan lokasi
kawasan industri
4. Jenis boneka lokasi kawasan
industri
5. Jenis kamasan lokasi Kecamatan
Setu
6. Jenis bordir lokasi Kecamatan
Tambun Selatan
7. Jenis tas kulit ular lokasi
Kecamatan Cabangbungin
Sarana ibadah yang ada di Kabupaten
Bekasi :
1. Masjid berjumlah 1.027
2. Mushola berjumlah 212
3. Langgar/ Surau berjumlah 2.599
4. Gereja berjumlah 10
5. Pura berjumlah 1
6. Vihara berjumlah 4
Jumlah
3.782
Sarana pendidikan yang ada di
Kabupaten Bekasi :
1. Taman kanak-kanak berjumlah 241
2. Sekolah Dasar Negeri berjumlah
700
3. Sekolah Dasar Swasta berjumlah 65
4. Madrasah Ibtidaiyah berjumlah 156
5. SLTP Negeri berjumlah 54
6. SLTP Swasta berjumlah 124
7. Madrasah Tsanawiyah berjumlah 114
8. SLTA Negeri berjumlah 20
9. SLTA Swasta berjumlah 60
10. Madrasah Aliyah berjumlah 34
11. SLB berjumlah 2
Ekonomi dan Mata Pencaharian
Penggusuran lahan-lahan produktif
telah menyebabkan banyak hilangnya potensi ekonomi masyarakat tradisional yang
selama ini hidup dari pertanian yang memiliki kemampuan bukan dari bangku
sekolah, melainkan dari ilmu turun temurun, perubahan paradigma yang terjadi
tentu saja membuat sock mereka yang tidak memiliki kemampuan lain selain
bertani, dampak yang terjadi adalah ada beberapa generasi yang kemudian
termandulkan karena orang tuanya tidak lagi memiliki lahan penghasilan,
sehingga tidak mampu menyekolahkan anak-anaknya, akibat dari itu maka yang
terjadi kemudian adalah tercipatanya kesenjangan sosial, karena untuk bisa
bersaing dikalangan industri mereka harus memiliki persyaratan formil, sehingga
akibat dari terjadinya kesenjangan sosial ini maka kemudian munculnya tingkat
kriminalitas akibat kalah persaingan.
Tapi menurut hasil penelusuran saya
rata rata mata pencaharian di bekasi khusus nya di daerah saya adalah Buruh
pabrik dan wiraswasta.
Kesenian Daerah Bekasi
Sulit menetapkan kesenian Kola
Bekasi. Pasalnya, warga Kota Bekasi saat percampuran antara budaya Betawi,
Jakarta dan budaya Sunda, Jawa Barat. Pasalnya, kebanyakan warga Kota Bekasi
berasal dari Jakarta. Sedangkan, daerah itu sendiri masuk Jawa Barat yang masuk
teritorial tanah Sunda.Tapi, nyatanya kesenian Kota Bekasi lebih dekat dengan
kesenian khas Jakarta. Pasalnya, Budaya Betawi warga Kota Bekasi masih sangat
dekat dengan budaya Betawi.
Sejak Kerajaan Pasundan, 2 Jawara
Adu Kemahiran Silat, Kota Bekasi rajin menginventarisir kesenian asli
daerahnya. Setelah kesenian Topeng, kini satu lagi kesenian khas Kota Patriot
itu akan dipopulerkan. Yakni kesenian Ujungan.Kesenian Ujungan yaitu kesenian
dengan memukul betis dan tulang kering, dengan memanfaatkan lull aren, seorang
pemain Ujungan langsung meloncat-loncat dengan bergaya lucu. Ditambah lagi
dengan laga kocak pemain Ujangan ini membuat penonton terpingka-pingkal. Agar
tidak terkena penonton, maka disiapkan sendiri arenanya. Sejak tumbuh di
jamannya, permainan Ujungan ini sangat digemari warga Kota Bekasi. Karena,
mereka sangat terhibur apabila ada pagelaran kesenian ini digelarMeski
ditenggelamkan jaman, namun permainan tradisional Kota Bekasi ini mendapatkan
perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk dijadikan kesenian khas Kota
Bekasi. Bahkan, kesenian ini juga pernah dipertontonkan saat digelarnya
pertunjukan kesenian antar daerah di Jawa Barat beberapa waktu lalu,
(bersambung) sama dengan DKI Jakarta.
Ratusan tahun lalu, menurut para
tokoh Bekasi yang kini masih hidup, permainan Ujungan dijadikan sebagai buhan
canda. Salah satu tokoh seni Kota Bekasi, H.M Husin Ka-mali mengatakan Ujungan
telah bermetamorfosa. Awalnya, Ujungan adalah permainan olahraga ketangkasan.
Namun, dalam perjalanannya temyata difungsikan sebagai alat penghibur bagi masyarakat.
Kesenian selanjutnya yaitu berupa tari topeng Bekasi yang mana DKI Jakarta
telah mengklaim tari Topeng Bekasi menjadi Tari Topeng Betawi.
Segi Bahasa
Bahasa Bekasi benar-benar khas dan
tidak ada yang menyamainya. Bahkan bahasa
yang lazim digunakan kebanyakan orang di Bekasi sangatlah unik. Bila
diperhatikan, orang asli atau yang sudah lama tinggal di Bekasi akan berbicara
dengan bahasa Sunda, atau terkadang hanya logatnya. Dengan membawa keaslian
Sunda tersebut, Bekasi yang notabene adalah kota urban, terkena imbas budaya
betawi yang begitu mudah masuk dan mempengaruhi nilai-nilai sosial, termasuk
bahasa.
Seringkali orang Bekasi dapat
dikenali ke-sunda-annya dari logat dan nada yang digunakan. Namun diksi dan
kata-kata yang dipilih lebih mengarah ke bahasa Betawi. Sehingga dapat
disimpulkan bahasa Bekasi adalah mixing antara Betawi dan Sunda yang membuat
bahasanya lebih menarik dan asik untuk didengarkan.Semua itu dapat dianggap
sebagai sebuah nilai sosial yang bernilai tinggi, karena Bekasi telah memadukan
bahasa Sunda yang klasik dan bahasa Betawi yang ekspresif menjadi bahasa Bekasi
yang asik dan menyenangkan.
Segi Peralatan Hidup dan Teknologi
Kemajuan teknologi pun kini
tersosialisasi dengan baik dan bahkan telah berjalan. Diantara kemajuan
teknologi yang telah berjalan di Kota Bekasi adalah mengolah sampah menjadi
sumber energi listrik dan mengubah sampah menjadi Bio Oil yang tentunya
melibatkan tenaga-tenaga yang handal dan profesional baik lokal maupun hasil kerja
sama luar negeri.
Pertumbuhan masyarakat dan
perkembangannya saat ini yang diiringi dengan tersedianya beragam fasilitas,
sarana dan prasarana pendukung membuat perkembangan infrastruktur di Kota
Bekasi patut diperhitungkan. Percepatan tersebut dilakukan melalui
perbaikan-perbaikan sarana dan prasarana jalan mencakup seluruh jaringan jalan
yang ada, meski perlahan namun arahnya jelas. Selain itu, secara umum,
kebersihan baik lingkungan maupun aliran air (sungai) telah menampakkan hasil
yang positif. Sehingga, melihat upaya yang telah dilakukan jajaran Pemkot
Bekasi melalui walikota dan wakilnya, sudah saatnya Kota Bekasi mendapat
Adipura.
Referensi:
https://humaskabbekasi.wordpress.com/profil-kabupaten-bekasi/
https://www.bekasikab.go.id/
https://airlanggadwigustian.wordpress.com/15-2
Tidak ada komentar:
Posting Komentar